October 2008


Pikiran kita kadang macet di tengah pusaran masalah yang rumit.

Biarlah hati yang menyapa agar hidup terus berjalan.

lagi iseng blogwalking di sini ketemu komentar di atas.  Cukup menyejukkan jiwa yang sangat letih dan mencerahkan otak yang lagi stuck.


Don't try to live so wise.
Don't cry 'cause you're so right.
Don't dry with fakes or fears,
'Cause you will hate yourself in the end.

(Naruto soundtrack, Wind by Akeboshi)
pic is from here

Wife : “What are you doing?”

Husband: “Nothing!”

Wife: “Nothing? You’ve been reading our marrieage certificate for an hour!.”

Husband : “I was looking for the expiry date.”

(kudapat pagi ini  dari salah satu milis yang kuikuti)

Tahukah anda?

Ternyata presiden kedua Republik Indonesia (alm) Jend. TNI AD (Purn.) Soeharto merupakan penemu dan pemohon dari paten sederhana yang pertama  terdaftar di Kantor Paten Indonesia.

Judul Penemuan : PENGGUNAAN PUMIS SEBAGAI BAHAN BAKU BANGUNAN

No. Paten :ID 0 000 001 S

Selain itu, Beliau juga memiliki 2 paten serupa yang juga telah terdaftar, namun belum diketahui apakah penemuan tersebut masih dimanfaatkan atau tidak.

Informasi tersebut didapat dari situs ini

a

Agustus bulan yang lalu, bertepatan dengan kemerdekaan R.I., bersama teman2 di HSX125C berkunjung ke kawah putih di Ciwidey ‘tuk bernostalgia mengenang touring pertama dulu yang juga diadakan di tempat ini.

Cuaca di daerah ini masih sejuk menjurus dingin… sangat nyaman buat bersantai melepas lelah..

bersantai di situ patenggen, suatu danau di dataran agak tinggi di tengah-tengah perkebunan teh…

“Semuanya menggambarkan bagaimana dunia jiwa, dunia moral, dunia keindahan dan kebesaran Ilahi, harus direspon tanpa harus ditimbang oleh fakta-fakta normatif sosial yang terkadang malah menjebak moral seorang hamba Allah.”

dikutip dari sini

Sedari dulu sewaktu menonton kisah fiksi di film2 yg ada tokoh pelacurnya… HIngga saat ini di saat lebih mengetahui kehidupan nyatanya… Aku tidak pernah memandang mereka sebagai sesuatu yang lebih rendah.. lebih hina… atau apapun yang lebih rendah derajatnya…

Aku tetap memandangnya sebagai yang sama derajatnya… yang sama2 berusaha bertahan hidup meski dengan jalan yang berbeda…

toh orang pintar melacurkan otaknya untuk mendapatkan imbalan…  para politikus juga melacurkan hati nurani demi kekuasaan… malah ada sebagian yang melacurkan firman Tuhan untuk kepentingan golongannya atau hanya sekedar untuk popularitas pribadi.

Karenanya, aku tidak membedakan pelacur sebagai sesuatu profesi yang lebih rendah dibanding profesi lainnya.. toh sama2 melacurkan aset yang dimilikinya… Bila orang pintar melacurkan otak, politisi melacurkan hati nurani… sedangkan pelacur melacurkan bagian tubuhnya… pada akhirnya ya… sama2 melacur…

yuk melacur! :)